
SATWA DAN BIODIVERSITI | Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:07 WIB
Keindahan terumbu karang Indonesia kini menghadapi ancaman pemutihan akibat pemanasan global dan aktivitas manusia yang kurang bijak. Lewat penerapan gaya hidup ramah lingkungan, penggunaan tabir surya aman karang, serta partisipasi aktif dalam wisata konservasi, setiap orang dapat mengambil bagian nyata dalam menyelamatkan surga bawah laut Nusantara.

SATWA DAN BIODIVERSITI | Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:05 WIB
Ekosistem laut Indonesia yang kaya akan terumbu karang, padang lamun, dan mangrove menghadapi ancaman serius dari perubahan iklim serta pencemaran plastik. Melalui penerapan gaya hidup ramah lingkungan dan dukungan pada konservasi bahari, masyarakat urban dapat berperan aktif menjaga kelestarian kekayaan alam laut nusantara demi masa depan.

HUTAN DAN SUNGAI | Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:04 WIB
Kondisi hutan Indonesia kini mengalami babak baru lewat keterlibatan aktif masyarakat perkotaan, penerapan teknologi pemantauan satelit, dan gaya hidup ramah lingkungan. Artikel ini mengulas bagaimana keputusan sehari-hari warga kota turut menentukan masa depan bentang alam tropis Nusantara secara berkelanjutan.

IKLIM DAN ENERGI | Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:22 WIB
Lonjakan suhu ekstrem di berbagai wilayah Indonesia telah mendorong pergeseran gaya hidup perkotaan secara mendasar dari cara berpakaian hingga konsumsi pangan harian. Adaptasi mandiri melalui pilihan konsumsi ramah lingkungan kini menjadi kunci utama dalam mempertahankan kenyamanan hidup di tengah perubahan iklim global.

LAUT DAN PESISIR | Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:32 WIB
Di tengah tekanan eksploitasi laut yang terus meningkat, sekelompok nelayan muda Indonesia justru memilih jalan yang berlawanan arus dengan menerapkan sistem penangkapan ikan yang memberi ruang bagi laut untuk pulih. Artikel ini menelusuri bagaimana perikanan berkelanjutan bukan sekadar isu lingkungan, melainkan soal ketahanan pangan, kearifan lokal, dan pilihan konsumsi sehari-hari yang selama ini dianggap sepele. Cerita dari Wakatobi, Lombok Utara, hingga pasar ikan urban Jakarta membuktikan bahwa perubahan nyata sudah dimulai—pertanyaannya adalah apakah cukup banyak orang yang mau ikut bergerak.