LAUT DAN PESISIR | Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:34 WIB
Jutaan warga pesisir Indonesia kini hidup di persimpangan antara identitas budaya yang kuat dan ancaman nyata berupa kenaikan air laut, berkurangnya hasil tangkapan, serta marginalisasi dalam kebijakan pembangunan. Dari Demak yang tenggelam perlahan hingga komunitas Bajo di Sulawesi yang bertahan di atas laut, setiap kisah menyimpan ketangguhan sekaligus kerentanan yang jarang terlihat dari daratan. Artikel ini menelusuri bagaimana masyarakat pesisir Indonesia menghadapi gelombang perubahan yang tidak pernah mereka ciptakan, tetapi terpaksa mereka tanggung sendirian.
LAUT DAN PESISIR | Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:32 WIB
Di tengah tekanan eksploitasi laut yang terus meningkat, sekelompok nelayan muda Indonesia justru memilih jalan yang berlawanan arus dengan menerapkan sistem penangkapan ikan yang memberi ruang bagi laut untuk pulih. Artikel ini menelusuri bagaimana perikanan berkelanjutan bukan sekadar isu lingkungan, melainkan soal ketahanan pangan, kearifan lokal, dan pilihan konsumsi sehari-hari yang selama ini dianggap sepele. Cerita dari Wakatobi, Lombok Utara, hingga pasar ikan urban Jakarta membuktikan bahwa perubahan nyata sudah dimulai—pertanyaannya adalah apakah cukup banyak orang yang mau ikut bergerak.
LAUT DAN PESISIR | Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:21 WIB
Keindahan ekosistem laut Indonesia tidak hanya menyimpan potensi wisata dan kuliner yang melimpah, tetapi juga memegang peranan kunci dalam menjaga keseimbangan iklim global. Melalui perubahan gaya hidup sederhana seperti memilih makanan laut secara bijak, berwisata secara bertanggung jawab, dan menguraikan sampah dari rumah, kita dapat ikut melindungi kekayaan bahari Nusantara. Simak bagaimana aksi kecil sehari-hari dari pusat kota hingga garis pantai mampu menjaga kelestarian samudra Indonesia untuk masa depan.