
TAMBANG DAN LINGKUNGAN | Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:43 WIB
Di balik angka ekspor mineral Indonesia yang terus tumbuh, ribuan warga di Kalimantan, Sulawesi, Bangka Belitung, dan Papua menanggung kerusakan sungai, tanah, dan hutan yang dampaknya berlangsung jauh lebih lama dari umur sebuah tambang. Artikel ini menelusuri bagaimana lubang tambang yang tak ditutup, pencemaran logam berat, dan pelemahan suara komunitas adat membentuk krisis lingkungan yang sistematis dan terus berulang. Yang lebih mengkhawatirkan, regulasinya sudah ada — namun penegakannya hampir tidak pernah menyentuh akar masalah.