Topik perubahan iklim

Rumah-rumah panggung di atas permukaan laut menjadi pemandangan khas komunitas pesisir Indonesia, sebuah cara hidup yang kini menghadapi tekanan ganda dari perubahan iklim dan keterbatasan kebijakan perlindungan wilayah adat laut.

LAUT DAN PESISIR

Hidup di Tepi Laut, Melawan Arus Zaman yang Tak Ramah

LAUT DAN PESISIR | Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Jutaan warga pesisir Indonesia kini hidup di persimpangan antara identitas budaya yang kuat dan ancaman nyata berupa kenaikan air laut, berkurangnya hasil tangkapan, serta marginalisasi dalam kebijakan pembangunan. Dari Demak yang tenggelam perlahan hingga komunitas Bajo di Sulawesi yang bertahan di atas laut, setiap kisah menyimpan ketangguhan sekaligus kerentanan yang jarang terlihat dari daratan. Artikel ini menelusuri bagaimana masyarakat pesisir Indonesia menghadapi gelombang perubahan yang tidak pernah mereka ciptakan, tetapi terpaksa mereka tanggung sendirian.

Banjir rob yang semakin sering melanda kawasan pesisir utara Jakarta menjadi salah satu wajah paling nyata dari dampak perubahan iklim yang kini dirasakan langsung oleh jutaan warga Indonesia, jauh dari layar berita dan laporan ilmiah.

IKLIM DAN ENERGI

Ketika Musim Hujan Tak Lagi Bisa Ditebak Waktunya

IKLIM DAN ENERGI | Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Perubahan iklim global kini bukan lagi ancaman abstrak yang terasa jauh — dampaknya sudah terasa nyata di sawah Karawang, pesisir Jakarta, hingga laut Raja Ampat. Dari pola hujan yang kacau hingga karang yang memutih dan nyamuk yang semakin ganas, krisis ini menyentuh hampir setiap aspek kehidupan orang Indonesia. Artikel ini menelusuri bagaimana perubahan itu bekerja di sekitar kita dan apa yang mulai dilakukan oleh kota-kota serta warganya untuk bertahan.

Sawah yang retak akibat kemarau panjang menjadi pemandangan yang kian sering ditemui di wilayah pertanian Jawa dan Nusa Tenggara, mencerminkan pergeseran pola iklim yang kini berdampak langsung pada ketahanan pangan jutaan keluarga Indonesia.

IKLIM DAN ENERGI

Ketika Musim Hujan Tak Lagi Bisa Diprediksi oleh Petani Indonesia

IKLIM DAN ENERGI | Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Petani di Klaten gagal panen, warga Jakarta tergenang rob di hari cerah, dan harga cabai melonjak di pasar — semua terhubung pada satu akar masalah yang sama: perubahan iklim global yang kini terasa nyata di dapur dan ladang jutaan orang Indonesia. Artikel ini menelusuri bagaimana krisis iklim mengubah kehidupan sehari-hari warga dari Jawa hingga Nusa Tenggara, sekaligus melihat respons kreatif komunitas lokal yang mulai beradaptasi. Yang mengejutkan adalah betapa dekatnya ancaman itu — bukan di masa depan, tapi tepat di depan pintu rumah kita sekarang.